Game menjadi sebuah hiburan yang banyak anak dan remaja sukai. Mereka bisa memainkan game melalui smartphone, komputer, tablet, maupun konsol. Namun, tidak semua permainan memiliki konten yang sesuai untuk setiap kelompok usia.
Orang tua harus memperhatikan game yang dimainkan anak. Salah satu fitur yang bisa membantu orang tua melakukan pengawasan adalah parental control. Fitur ini memberikan beberapa pengaturan untuk membatasi aktivitas anak saat menggunakan game atau perangkat.
Apa Itu Parental Control?
Parental control merupakan fitur raja zeus yang membantu orang tua mengatur penggunaan game dan perangkat digital oleh anak. Orang tua bisa menyesuaikan pengaturan berdasarkan usia dan kebutuhan anak.
Fitur yang tersedia bisa berbeda pada setiap perangkat atau platform. Beberapa menyediakan pengaturan waktu bermain, batas pembelian, komunikasi online, hingga akses terhadap game berdasarkan rating usia.
Membatasi Waktu Bermain
Waktu bermain menjadi salah satu hal yang harus orang tua perhatikan. Anak terkadang terlalu fokus pada permainan sehingga lupa belajar, beristirahat, atau melakukan kegiatan lainnya.
Parental control bisa membantu orang tua menentukan batas waktu penggunaan perangkat atau game. Ketika waktu bermain selesai, anak harus berhenti dan melanjutkan kegiatan lainnya.
Mengatur Game Sesuai Usia
Tidak semua game cocok untuk anak. Beberapa permainan memiliki kekerasan, bahasa kasar, atau tema yang lebih cocok untuk pemain dewasa.
Orang tua bisa menggunakan parental control untuk membatasi akses berdasarkan rating usia. Selain menggunakan fitur tersebut, orang tua juga harus memeriksa informasi sebelum memilih permainan.
Mengontrol Pembelian dalam Game
Banyak game menawarkan skin, karakter, item, mata uang virtual, atau fitur tambahan yang menggunakan uang asli. Anak mungkin belum memahami nilai uang dan risiko melakukan pembelian secara berulang.
Orang tua bisa mengatur agar setiap transaksi membutuhkan kata sandi atau persetujuan terlebih dahulu. Cara ini membantu mencegah pembelian tanpa izin.
Membatasi Komunikasi dengan Pemain Lain
Game online sering menyediakan fitur chat teks dan suara. Fitur tersebut membantu pemain berkomunikasi, tetapi juga memungkinkan anak berinteraksi dengan orang yang tidak mereka kenal.
Melalui pengaturan keamanan yang tersedia, orang tua bisa membatasi siapa yang boleh berkomunikasi dengan anak. Orang tua juga harus mengajarkan anak agar tidak memberikan nama lengkap, alamat, kata sandi, nomor telepon, atau informasi pribadi lainnya kepada pemain lain.
Tetap Dampingi Anak Saat Bermain
Parental control membantu pengawasan, tetapi fitur tersebut tidak menggantikan peran orang tua. Pendampingan tetap menjadi bagian penting ketika anak mulai mengenal game online.
Orang tua bisa berbicara dengan anak mengenai game yang mereka mainkan. Cara sederhana ini membantu orang tua memahami isi permainan sekaligus mengajarkan kebiasaan bermain yang aman.
Buat Aturan Bersama
Selain menggunakan parental control, orang tua bisa membuat aturan bermain bersama anak. Tentukan kapan anak boleh bermain dan kapan mereka harus berhenti.
Aturan yang jelas membantu anak membagi waktu antara bermain game, belajar, tidur, berolahraga, dan melakukan kegiatan bersama keluarga.
Kesimpulan
Parental control merupakan fitur yang membantu orang tua mengawasi aktivitas anak saat bermain game. Fitur ini bisa membantu mengatur waktu bermain, membatasi pembelian, memilih konten berdasarkan usia, dan mengontrol komunikasi online.
Namun, orang tua tetap harus memberikan pendampingan. Dengan pengaturan dan komunikasi yang baik, anak bisa menikmati game dengan lebih aman dan tetap menjalankan kegiatan sehari-hari secara seimbang.
Lihat juga : Rahasia Psikologi di Balik Desain Achievement Game
